Beranda / Akses Remote / Synology

Synology NAS (DSM): Akses dari Luar Jaringan dengan IP Public Statis

DSM di port 5000/5001, cara mengakses NAS Synology dari luar tanpa QuickConnect, dan praktik aman membukanya.

Diperbarui: 3 November 2026 · Port dan pengaturan mengacu pada nilai bawaan perangkat

Ringkasnya: Untuk akses Synology NAS dari luar rumah, Anda memerlukan jalur komunikasi langsung yang tidak terhalang CGNAT. Solusinya adalah membangun tunnel keluar dari router atau perangkat ke server IPnesia penyedia IP public statis, lalu meneruskan port DSM HTTPS ke alamat lokal NAS Anda.

Yang Anda butuhkan
  • Layanan IP public IPnesia yang aktif (kredensial tunnel tersedia di client area).
  • Perangkat yang bisa menjalankan klien tunnel: Mikrotik, router OpenWrt, mini-PC/Raspberry Pi, atau Windows/Linux.
  • Perangkat tujuan di jaringan lokal dengan IP tetap (static/DHCP reservation).

Port yang dipakai Synology

PortProtokolFungsiDiteruskan?
5001TCPDSM lewat HTTPSYa
5000TCPDSM lewat HTTP (tidak terenkripsi)Jangan dibuka ke publik

Port di atas adalah nilai bawaan. Bila Anda mengubahnya di perangkat, sesuaikan aturan penerusan port.

Kenapa Synology NAS (DSM) sering tidak bisa diakses dari luar

Ketika Anda mencoba menerapkan akses Synology NAS dari luar rumah, kendala paling umum yang sering dihadapi adalah ketiadaan alamat IP public pada router internet Anda. Sebagian besar koneksi internet residensial beroperasi di balik CGNAT, yang artinya router hanya menerima alamat IP privat. Kondisi ini membuat port forwarding lokal di router tidak akan merespons koneksi masuk karena jaringan penyedia internet menolak lalu lintas masuk langsung dari internet global.

Selain persoalan CGNAT, alamat IP WAN yang bersifat dinamis kerap berubah sehingga menyulitkan koneksi jarak jauh yang stabil. Kendala lain muncul ketika Anda mencoba mengakses antarmuka web DSM memakai alamat IP numerik secara langsung, di mana peramban menampilkan peringatan sertifikat keamanan. Hal ini terjadi karena sertifikat DSM tidak cocok dengan alamat IP mentah, sehingga peramban menandai koneksi tersebut berisiko sebelum Anda menggunakan nama domain dan sertifikat yang valid.

Cara IP public statis membuka akses ke Synology

Solusi untuk menembus batasan CGNAT adalah dengan membentuk tunnel terenkripsi dari jaringan lokal Anda menuju server luar. Router atau perangkat Anda akan membuka koneksi keluar ke server IPnesia menggunakan protokol seperti WireGuard, L2TP/IPsec, atau SSTP. Karena inisiasi koneksi bergerak dari dalam jaringan lokal ke arah luar, firewall penyedia internet dan CGNAT tidak akan memblokir komunikasi tersebut, sehingga jalur data dua arah dapat terbentuk.

Melalui skema ini, alamat IP public statis yang berada di sisi server IPnesia akan meneruskan paket data yang datang langsung melewati tunnel menuju perangkat lokal Anda. Lalu lintas menuju antarmuka DSM diarahkan ke port yang Anda izinkan. Anda cukup meneruskan port 5001 dengan protokol TCP untuk akses DSM lewat HTTPS, sementara port 5000 tidak boleh diekspos keluar karena lalu lintas HTTP tidak terenkripsi dan membahayakan keamanan kredensial akun Anda.

Langkah membuka Synology lewat IP public statis

Langkah pertama dimulai dengan mengaktifkan koneksi klien tunnel pada router atau perangkat yang mendukung. Sambungkan tunnel tersebut ke server penyedia IP public statis agar router Anda mendapatkan antarmuka virtual baru. Setelah sambungan tunnel aktif, tetapkan alamat IP lokal yang statis untuk perangkat Synology NAS Anda di jaringan LAN agar alamat internalnya tidak berubah sewaktu-waktu.

Selanjutnya, konfigurasikan aturan penerusan port atau destination NAT (dstnat) pada router Anda. Arahkan lalu lintas masuk dari antarmuka tunnel pada port TCP 5001 menuju alamat IP lokal Synology NAS dengan port tujuan yang sama. Hindari meneruskan port 5000 ke publik. Terakhir, lakukan pengujian koneksi dengan membuka peramban melalui jaringan seluler di luar rumah untuk memastikan antarmuka web DSM terbuka dengan normal.

Aturan penerusan port di Mikrotik (RouterOS)

Ganti 192.168.88.20 dengan IP tetap perangkat di jaringan Anda, dan ipnesia dengan nama interface tunnel Anda. Sesuaikan port bila Anda mengubahnya di perangkat.

/ip firewall nat add chain=dstnat in-interface=ipnesia protocol=tcp dst-port=5001 action=dst-nat to-addresses=192.168.88.20 to-ports=5001 comment="Synology 5001/tcp"
/ip firewall filter add chain=forward action=accept connection-nat-state=dstnat in-interface=ipnesia place-before=0 comment="izinkan dstnat dari IPnesia"

Uji dari jaringan lain (data seluler atau VPS)

Port terbuka bila perintah ini berhasil tersambung. Untuk port UDP, uji langsung memakai aplikasi/klien terkait.

nc -vz IP_PUBLIC_ANDA 5001

Mengamankan Synology yang terhubung ke internet

Membuka akses perangkat penyimpanan data ke internet publik menuntut perhatian serius pada aspek perlindungan. Jangan pernah membuka port 5000 berbasis HTTP ke internet bebas karena seluruh informasi kredensial login dapat terbaca tanpa enkripsi. Selalu gunakan port 5001 yang memanfaatkan protokol HTTPS agar seluruh sesi pertukaran data antara peramban Anda dan DSM terenkripsi dengan aman dari pihak luar.

Di dalam panel pengaturan DSM, aktifkan verifikasi dua langkah untuk seluruh akun pengguna yang memiliki hak akses. Pastikan Anda juga mengaktifkan proteksi blokir otomatis terhadap percobaan login berulang yang gagal guna mencegah serangan brute-force. Sebagai lapisan perlindungan tambahan, pertimbangkan untuk menerapkan aturan firewall bawaan DSM guna membatasi akses masuk hanya dari alamat IP tertentu yang Anda percayai.

Batasan yang perlu Anda ketahui

Penggunaan IP public statis melalui skema tunnel memiliki batasan teknis yang perlu dipahami sejak awal. Solusi ini mengharuskan adanya router atau perangkat di jaringan lokal Anda yang memiliki kapabilitas untuk menjalankan klien tunnel. Selain itu, kecepatan transfer data saat mengunduh berkas dari luar akan dibatasi oleh kapasitas kecepatan upload koneksi internet rumah Anda serta kapasitas paket layanan tunnel yang digunakan.

Mekanisme pembungkusan paket data di dalam tunnel juga memberikan sedikit tambahan latensi pada komunikasi jaringan dibandingkan koneksi langsung tanpa tunnel. Perlu diingat pula bahwa ketersediaan IP public hanyalah sarana pembuka jalur komunikasi, bukan pengganti pengamanan perangkat. Anda tetap bertanggung jawab penuh atas pembaruan sistem operasi DSM dan penerapan konfigurasi keamanan di dalam Synology NAS secara mandiri.

Troubleshooting Synology

GejalaPenyebabSolusi
DSM tidak bisa dibuka dari luar padahal port forward sudah dibuatInternet rumah berada di balik CGNAT sehingga IP WAN router bukan IP public yang dapat menerima koneksi masuk secara langsung.Gunakan koneksi tunnel ke server IP public statis seperti IPnesia pada router Anda, lalu teruskan lalu lintas masuk dari antarmuka tunnel tersebut ke Synology NAS.
Peringatan sertifikat saat memakai alamat IPSertifikat DSM tidak cocok dengan alamat IP numerik yang Anda masukkan di peramban.Gunakan nama domain untuk mengakses NAS Anda dan pasang sertifikat SSL yang valid serta sesuai dengan nama domain tersebut di dalam pengaturan DSM.

Pertanyaan umum

Apa perbedaan akses langsung via IP public dengan fitur Synology QuickConnect?

Synology QuickConnect bekerja sebagai alternatif akses yang mengandalkan layanan relay milik Synology untuk menghubungkan pengguna ke NAS. Sementara itu, akses langsung memakai IP public statis membuka jalur komunikasi langsung ke port DSM yang Anda teruskan, umumnya melalui HTTPS tanpa melewati perantara relay pihak ketiga.

Apakah aman membiarkan port 5001 terbuka ke jaringan internet?

Port 5001 aman dibuka karena menggunakan enkripsi HTTPS. Namun, keamanannya sangat bergantung pada konfigurasi Anda. Pastikan selalu mengaktifkan verifikasi dua langkah, menerapkan pemblokiran percobaan login berulang, dan membatasi izin akses pengguna di dalam pengaturan DSM.

Kapan saya tidak memerlukan IP public statis untuk Synology NAS?

Anda tidak memerlukan IP public statis jika penggunaan Synology NAS hanya ditujukan untuk jaringan lokal rumah tanpa kebutuhan remote, atau jika Anda sudah merasa cukup menggunakan layanan relay bawaan seperti Synology QuickConnect untuk mobilitas harian.

Mengapa port 5000 tidak boleh dibuka ke jaringan internet?

Port 5000 pada DSM digunakan untuk komunikasi HTTP yang tidak terenkripsi. Jika port ini diekspos ke publik, data sensitif termasuk nama pengguna dan kata sandi dikirim dalam bentuk teks polos sehingga sangat rentan disadap oleh pihak tidak berwenang di jaringan publik.

Pelajari juga

Paket yang cocok

Pilih sesuai protokol yang didukung perangkat Anda: Essential (L2TP/SSTP) untuk Mikrotik RouterOS 6/7 atau Windows, Pro (WireGuard) untuk RouterOS 7, Linux, dan perangkat modern.

Indonesia

ID-150 Essential

IP Publik statis Indonesia
L2TP / SSTP
  • 1 IPv4 publik statis khusus Anda
  • Speed hingga 150 Mbps
  • Kompatibel Mikrotik, Windows & router
  • Kredensial & perintah siap-salin di panel
Rp99.000 / bulanan
Pesan Sekarang